Google Translate My Site

Google Translate My Site
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kunjungan Menteri Sosial ke Kab. Pringsewu

Jumat, 03 Juli 2009

imagebam.com imagebam.com imagebam.com

imagebam.com imagebam.com imagebam.com

Menteri Sosial Bachtiar Chamsah, Selasa (23/6) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu. Kunjungan Mensos yang didampingi Gubernur Provinsi Lampung Sjahroedin ZP tersebut dalam rangka memberikan bantuan dana bedah rumah dari Departemen Sosial (Depsos) bagi 150 rumah milik warga tidak mampu yang tersebar di 8 kecamatan di daerah ini. Acara dipusatkan di halaman Pendopo Kabupaten Pringsewu, ditandai dengan pemberian bantuan secara simbolis kepada warga tidak mampu.

Penjabat Bupati Pringsewu H.Masdulhaq, dalam laporannya mengatakan, sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pringsewu telah mengajukan usulan perbaikan bagi 320 warga tidak mampu yang dinilai tidak layak huni. “Namun, Pak Menteri Sosial menyetujui 150 rumah,” katanya.

150 rumah tidak layak huni yang akan dibedah tersebut, masing-masing akan mendapat dana bantuan perbaikan dari Departemen Sosial sebesar 10 juta rupiah, sehingga total nilainya mencapai 1,5 miliar rupiah.

Menteri Sosial Bachtiar Chamsah mengharapkan agar dana bantuan dari Depsos tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk merehab rumah watga yang dinilai tidak layak huni, agar menjadi layak huni.

Sebanyak 150 rumah tidak layak huni yang mendapat bantuan dana rehab dari Depsos tersebut, tersebar di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu, yakni masing-masing di Kecamatan Pringsewu, Pardasuka, Pagelaran, Gadingrejo, Sukoharjo, Ambarawa, Adiluwih, dan Kecamatan Banyumas.

sumber : Dinsoslampung

Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten Pringsewu Muhammad khotim, S. Pd.



Warga pringsewu mengucapkan selamat atas dilantiknya Muhammad khotim, S. Pd. Selaku sebagai Kepala satuan Pamong Praja Kabupaten Pringsewu, semoga apa yang telah diamanatkan oleh daerah dapat di jalankan dengan sebaik-baiknya.

Satuan Polisi Pamong Praja, atau disingkat Satpol PP, adalah perangkat Pemerintah Daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah. Satpol PP merupakan perangkat daerah yang dapat berbentuk Dinas Daerah atau Lembaga Teknis Daerah.

Satpol PP dapat berkedudukan di Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota.

  • Di Daerah Provinsi, Satuan Polisi Pamong Praja dipimpin oleh Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah
  • Di Daerah Kabupaten/Kota, Satuan Polisi Pamong Praja dipimpin oleh Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui Sekretaris Daerah

Organisasi dan tata kerja Satuan Polisi Pamong Praja ditetapkan dengan Peraturan Daerah, sehingga antar daerah bisa saja memiliki nama, organisasi, dan tata kerja yang berbeda-beda.

Sejarah

Polisi Pamong Praja didirikan di Yogyakarta pada tanggal 3 Maret 1950 untuk mewadahi sebagian ketugasan pemeri.

sumber : Habib Abdillah

PELANTIKAN PEJABAT ESELON II PEMKAB PRINGSEWU



Pringsewu - Sebanyak 75 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, kemarin, dilantik oleh Wakil Gubernur Lampung Joko Umar Said.

Acara pelantikan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Jejama Secancanan, Kabupaten Pringsewu tersebut dihadiri sejumlah jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, serta Uspida Kabupaten Pringsewu.

Dari seluruh pejabat eselon II dan III tersebut, hanya sebagian kecil saja yang berasal dari Pringsewu dan kabupaten induk, sedangkan sebagian besar berasal dari provinsi dan beberapa kabupaten lainnya di Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Joko Umar Said, dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pejabat eselon II dan III tersebut, merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan UU Nomor 48/2008 tentang pembentukan Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung.

“Kita memaklumi bahwa Daerah Otonomi Baru sangat terbatas dalam beberapa hal, sementara di sisi lain masyarakat menuntut pelayanan,” kata Joko Umar Said.

Selain itu, Wagub juga mengharapkan para pejabat yang sudah dilantik, dapat segera menjabarkan tugas dan fungsi pokok sesuai jabatannya. “Segera laksanakan konsolidasi dengan jajaran dan hindari permasalahan hokum, serta laksanakan tugas dengan disiplin dan loyalitas,” harap wagub.

Wagub juga berharap, para pejabat terkait dapat selalu berada di wilayah kerja masing-masing dalam waktu 1X24 jam, disamping keikhlasan dari masyarakat Pringsewu, mengingat kabupaten ini masih dalam masa pembenahan.

“Kenerja pemerintahan Kabupaten Pringsewu tergantung dengan sistem. Tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Dan, yang perlu diingat, lanjut wagub, jangan sekali-kali menyakiti arakyat, karena sebenarnya rakyatlah yang telah memberi pekerjaan.

“Kita harus ingat, jabatan ini adalah amanah rakyat. Formasi jabatan ini sebenarnya diciptakan oleh rakyat,” pungkasnya.


TABEL PEJABAT ESELON II PEMKAB PRINGSEWU

1. Drs.Zuhairi - Asisten I Bidang Pemerintahan

2. Kalmansyah, SH - Asisten II Bidang Administrasi Umum

3. Drs.Hi.Idham Madani - Sekretaris DPRD

4. Rimir Mirhadi - Kadis Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga

5. dr.Hj.Endang Budiati - Kadis Kesehatan Dan Sosial

6. Ir.Widijatno - Kadis PU, Pertambangan, dan Energi

7. Rusman Arsyad, SH - Kadis Pendudukan, Capil, Naker dan Transmigrasi

8. Drs.Bahagia Saputra, MM - Kadis Perindagkop dan UKM

9. Drs.Gatot Susilo, MM - Kadis Perhubungan, Pariwisata, dan Kominfo

10. Ir.Junaidi Hasyim - Kadis Pertanian, Perikanan, Perkebunan, Peternakan, dan Kehutanan

11. Hi.Syahlulsyah, SH, MH - Kadis Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Asset Daerah

12. Hi.Hotman Atiek, SE, MH - Kepala Bappeda

13. Ir.Ahmad Alwi Siregar - Inspektur Kabupaten

14. Hi.Firman Muntako, SE - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, PP, KB, dan Pemdes


sumber : Kabarindonesia

Wanita dalam Pandangan Islam

Rabu, 01 Juli 2009


Bismillaahirrahmaanirrahiem
Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas Rasulullah saw. juga atas mereka yang berjalan bersamanya.

Mungkin ini adalah bahasan yang sering terulang. Namun, kita akan terus membahasnya, apalagi di tengah serangan gencar yang dilakukan oleh para musuh seputar konsep Islam tentang wanita dan keluarga. Hal ini terjadi di antaranya karena ketidaktahuan mereka atas sikap Islam terhadap masalah wanita.

Wanita dalam Islam

Umar bin Khathab pernah berkata, "Pada masa jahiliyah, wanita itu tak ada harganya bagi kami. Sampai akhirnya Islam datang dan menyatakan bahwa wanita itu sederajat dengan laki-laki."

Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri tiga kali quru'. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Al-Baqarah: 228)

Persamaan yang dimaksudkan oleh Islam ini meliputi segala aspek, termasuk masalah hak dan kewajiban. Hal ini sangat dipahami oleh para wanita Islam dan oleh karenanya mereka pegang ajaran Islam dengan sangat kuat. Khadijah, Umu Habibah, Ummu Salamah dan Nusaibah binti Ka'ab adalah sebagian contoh dari para wanita tersebut.

Adapun peran wanita dalam rumah tangga tak kalah besarnya. Rasulullah mengatakan bahwa wanita adalah juga pemimpin di rumah dan ia akan dimintakan pertanggungjawaban atas perannya tersebut. Dalam sejarah para muslimah telah memainkan perannya dalam berbagai bidang; di medan jihad, di masjid dan juga di rumah. Namun dengan tetap menjaga akhlaq dan adab Islami. Ini dilakukan dengan tetap menjaga perannya yang utama yaitu mendidik anak, menjaga keluarga yang dibangun atas mawaddah dan rahmah, juga tetap menciptakan suasana tenang dan damai dalam rumah tangga.

Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan dari bulu domba, bulu unta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan sampai waktu. (Q.S. An-Nahl: 80)

Usaha Pembaratan

Manakala umat Islam tidak komitmen dengan agamanya, maka kondisi wanita juga akan terpuruk sebagaimana terpuruknya kondisi para lelaki. Jika kondisinya demikian, maka Barat yang ternyata lebih unggul dari kita akan kembali bersemangat untuk kembali menjajah dan merampas kekayaan kita. Perang pemikiran yang mereka lakukan adalah pembuka atas perang militer yang akan mereka lakukan. Hal ini telah terbukti dan berhasil mereka lakukan.

Bahkan ketika perang militer yang mereka lakukan menemukan kegagalan, maka pengaruh pemikiran mereka tetap bercokol, terutama di otak-otak pemikir dan cendekiawan kita. Salah seorang dari mereka pernah berkata, "Semakin dalam aku mengenal Eropa, maka semakin bertambah rasa cintaku padanya. Aku merasa bagian darinya. Dialah ideologiku yang aku perjuangkan sepanjang hidupku. Aku tak percaya Timur dan aku lebih percaya pada Barat." (Salamah Musa ; Buku Kemarin dan Hari ini)

Ada lagi seorang dari mereka berkata, "Jalan menuju kebangkitan sudah sangat jelas, yaitu dengan cara kita menempuh jalan yang telah ditempuh bangsa Eropa. Lalu, agar kita dapat berubah seperti mereka, maka segala apa yang ada pada mereka harus kita ambil. Pahit, manis, kebaikan, keburukan dan termasuk hal-hal yang disukai juga yang dibenci (Toha Husein, masa depan pengetahuan di Mesir)

Wanita Eropa

Gerakan pembebasan wanita -sesuai dengan ediologi Barat- merupakan pintu masuk bagi pemikiran-pemikiran asing itu ke negeri kita. Belakangan, gerakan ini terasa sangat gencar dilakukan. Terutama saat isu globalisasi meruak. Juga pada saat Amerika dan Zionis berkuasa atas dunia ini tanpa ada yang mampu menyainginya.

Mereka memaksakan pemikiran ini pada bangsa-bangsa muslim. Berbagai cara mereka tempuh agar tujuan tercapai. Lembaga semisal PBB dipakai sebagai alat guna terwujudnya segala target-target mereka. Diselengarakanlah KTT-KTT yang mengangkat isu seputar masalah wanita.

Lalu keluarlah berbagai keputusan dan kesepakatan yang sesuai dengan keinginan mereka. Pada akhirnya berbagai keputusan ini dipaksakan agar diterima oleh semua anggota PBB dengan pengawasan ketat yang mereka lakukan. Selanjutnya, hal-hal ini menjadi senjata-senjata untuk menekan pemerintahan yang ada untuk mau merubah UU dan berbagai peraturan yang sesuai dengan keputusan-keputusan KTT tadi.

Hancurnya Keluarga

Masalah selanjutnya bukan lagi hanya seputar masalah wanita dan hak-hak mereka saja. Akan tetapi, menjadi meluas dan melebar meliputi bagaimana membangun rumah tangga seperti cara dan gaya yang sesuai dengan peradaban Barat. Berkembanglah pemikiran bahwa membina rumah tangga tak perlu lagi memperhatikan aturan dan nilai-nilai. Peran "ibu" tak lagi menjadi tugas wanita saja. Peranan itu sebenarnya adalah tanggung jawab masyarakat. Bahkan, peran itu dapat dilakukan oleh wanita dan laki-laki.

Sebenarnya, di Eropa pemikiran dan ideologi ini melahirkan banyak permasalahan. Sebagai contoh di Perancis tercatat 53 % anak-anak yang lahir tak memiliki bapak yang jelas. Di banyak negara Eropa semakin berkembang trend enggan mempunyai anak bahkan enggan untuk menikah. Hubungan laki-laki dan wanita sekadar hubungan seks bebas tanpa ada ikatan, tak ada aturan yang mengikat. Dan selanjutnya mereka menuntut agar dilegalkannya aborsi sebagai dampak langsung dari merebaknya budaya seks bebas.

Hal ini juga berdampak pada meningkatnya angka kriminalitas dengan sangat tajam. Pada tahun 1998 tingkat kriminalitas di Amerika mencapai angka yang sangat fantastis. Tindakan perkosaan terjadi setiap 6 menit, penembakan terjadi setiap 41 detik, pembunuhan setiap 31 menit. Dana yang dikeluarkan untuk menanggulangi tindakan kejahatan saat itu mencapai 700 juta dolar per tahun (angka ini belum termasuk kejahatan Narkoba). Angka ini sama dengan pemasukan tahunan (income) 120 negara dunia ketiga.

Kejahatan atas wanita

Merebaknya kejahatan memberikan bahaya tersendiri buat para wanita di Eropa. Hingga PBB pada 17 Desember 1999 mengeluarkan keputusan bahwa tanggal 25 November merupakan hari anti kekerasan pada wanita.

Anehnya, para musuh Islam langsung saja menjadikan hal ini sebagai celah untuk menyerang Islam. Mereka mengatakan bahwa dalam Islam, wanita diperlakukan dengan amat kejam karena wanita boleh dipukul pada saat melakukan pembangkangan pada suami setelah segala cara telah ditempuh.

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain, dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada.

Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Q.S. An Nisa: 34)

Kita akui bahwa banyak para suami yang salah dalam menerapkan ayat di atas. Hal ini lahir karena lemahnya komitmen mereka pada Islam ditambah dengan kebodohan dalam memahami konsep Islam. Diperparah lagi dengan sikap wanita yang sudah sangat melampaui batas sehingga emosi sang suami tak tertahankan lagi. Bahkan keduanya dalam posisi tertekan karena sistem yang ada dan berlaku adalah sistem thagut sehingga kerusakan terjadi di mana-mana. Sebenarnya dalam konsep Islam terdapat solusi bagi permasalahan ini.

Ada banyak fakta dan data yang seharusnya diperhatikan oleh mereka yang terbuai dengan Barat. Di Eropa dan Amerika pada setiap 15 detik terjadi kekerasan atas wanita. Belum lagi jika ditambah dengan aksi pemerkosaan setiap harinya. Sehingga Amerika tercatat sebagai negara tertinggi dalam hal kekerasan terhadap wanita. Menurut catatan UNICEF, 30% kekerasan pada wanita terjadi di Amerika dan 20% di Inggris.

Belum lagi kejahatan perbudakan yang terjadi di Amerika, CNN pernah menyiarkan laporan bahwa pada tahun 2002 jutaan anak-anak dan wanita dijual belikan di Amerika setiap tahunnya. Lebih dari 120 ribu wanita berasal dari Eropa Timur dan beberapa negara miskin lainnya dikirim ke Eropa untuk dipekerjakan sebagai budak seks. Lalu lebih dari 15 ribu wanita yang mayoritas berasal dari Meksiko dijual ke Amerika untuk dipekerjakan di komplek-komplek pelacuran.

Bisnis haram ini bahkan merenggut kemerdekaan anak-anak di dunia, hingga Sidang Umum PBB pada pertemuan yang ke 54 mengeluarkan keputusan pada 25 Mei 2000 tentang hak anak. Sebuah keputusan yang mendesak agar dilakukan pencegahan agar tak lagi terjadi jual beli anak apalagi kemudian dipekerjakan sebagai budak seks seperti yang terdapat pada jaringan internet.

Konsep perlindungan anak dalam Islam

Memperhatikan apa yang terjadi di Barat, seharusnya membuat kita berfikir panjang jika ingin menempuh jalan yang telah ditempuh oleh Barat.

Dan Allah hendak menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya. Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah. (Q.S. An-Nisa: 27-28)

Mari kita berpegang teguh pada petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Pandangan kita atas masalah ini adalah berlandaskan pada konsep agama kita yang hanif.

Diharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan yang disembelih untuk berhala. Dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al Maidah: 3)

Kita tahu bahwa wanita mendapatkan berbagai tekanan termasuk dirampasnya hak-hak mereka yang telah diberikan oleh Islam. Namun, jika kita berbicara mengenai problem ini, tentunya tak dapat dipisahkan dengan beberapa problematika lain yang ada.

Krisis pada hal ini tak dapat dilepaskan dari krisis besar yang dihadapi umat Islam. Sesungguhnya pemikiran akan adanya konflik antara laki-laki dan wanita adalah sebuah hal aneh dan tak akan ditemui dalam konsep Islam. Ini adalah produk impor dari masyarakat barat yang memang senang membuat konflik dan pertentangan dalam berbagai hal. Mereka melakukan penentangan pada agama, alam, juga atas segala hal.

Kita bahkan yakin bahwa problem yang dihadapi oleh wanita muslimah juga merupakan dampak dari apa yang terjadi di Barat. Baratlah penyebab dari segala hal yang terjadi di Palestina, mereka yang mendukung Israel dengan segala dukungan; materi dan persenjataan.

Dalam penjara Israel terdapat lebih dari delapan ribu tawanan. Mereka meninggalkan para istri, ibu dan anak-anak perempuan, bahkan di antara mereka terdapat sekitar 100 tawanan wanita. Mengapa Barat diam saja atas semua ini.

Di Palestina terdapat lebih dari 250 wanita yang telah menemui syahidnya, belum lagi para wanita yang menderita luka-luka pasca intifadhah.

Bukankah mereka juga punya hak yang harus dibela. Mengapa media Barat diam seribu bahasa atas hal ini, sementara mereka melakukan berbagai usaha dan upaya pada saat satu atau dua orang wartawati mereka tertawan di Irak atau di wilayah konflik lainnya.

Adapun tentang wanita di Irak, cukuplah bagi kita apa yang disampaikan oleh organisasi dunia pada 22 Februari 2005 yang mengatakan bahwa kondisi wanita Irak tak jauh berbeda dengan kondisi manakala mereka berada di bawah pemerintahan Sadam Husein.

Hal ini menjelaskan bahwa kemerdekaan dan kebebasan wanita seperti yang di gembar-gemborkan Amerika sama sekali tak menyentuh mereka. Bahkan kondisi mereka di bawah penjajahan Amerika jauh lebih buruk lagi. Mereka menerima perlakuan kasar, dianiaya, dilecehkan bahkan diperkosa.

Rasanya kita tak perlu lagi menceritakan apa yang dialami oleh para muslimah di Bosnia. Bagaimana mereka diperkosa dan disiksa oleh tentara Serbia Eropa di hadapan para tentara PBB, juga di hadapan dunia internasional.

Namun, meski dalam kondisi demikian, wanita muslimah akan tetap tegar. Melalui merekalah lahir para pejuang, para syuhada, juga para mujahidin. Wallahu A'lam.

sumber : Al-quran dan Al-hadist

Menuju Pringsewu Sehat





Terwujudnya Kabupaten Pringsewu yang sehat, bukan hanya menjadi tugas bupati selaku kepala daerah semata, melainkan juga menjadi tugas kita semua sebagai warga Pringsewu.

Demikian ditegaskan dr.Agung Mudapati, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Tanggamus & Pringsewu, pada acara Diskusi Masalah Kesehatan yang dihadiri Pj Bupati Pringsewu, para camat, pimpinan RSUD Pringsewu dan RS swasta, pimpinan Puskesmas, organisasi profesi yang berkecimpung di dunia kesehatan, BKKBN, TP-PKK, LPA, LSM dan Pers, yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai II, Rumah Sakit (RS) Mitra Husada, Jalan Ahmad Yani, Sidoharjo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (25/6).

Menurut dr.Agung, saat ini wilayah Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu, merupakan daerah endemi beberapa penyakit menular, diantaranya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan cikungunya. “Untuk kasus penyakit lain seperti flu burung, daerah ini terdapat dua orang penderita, disamping masalah gizi buruk dan folio,” katanya.

Diungkapkan oleh dr.Agung, yang perlu diwaspadai oleh masyarakat Pringsewu dan Tanggamus, didasarkan pada kenyataan bahwa Kabupaten Tanggamus-Pringsewu, menempati urutan pertama di Provinsi Lampung untuk kasus penyakit folio. “Atau berada di peringkat 3 (tiga) untuk seluruh wilayah Indonesia , dengan jumlah penderita sebanyak 28 orang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk tingkat angka kematian ibu dan anak, lanjut dr.Agung, Kabupaten Tanggamus masih tergolong tinggi, dimana mencapai 158 ibu per-seratus, dan untuk bayi mencapai 35 per-seratus. “Dari 32 anak yang dirawat di RSUD Pringsewu, sebanyak 50 persen menderita diare,” ungkapnya lagi.Sementara itu, Pj Bupati Pringsewu Ir.Hi.Masdulhaq, dalam kesempatan tersebut mengatakan, dirinya mempunyai keinginan dan mimpi, agar tidak ada lagi warga Kabupaten Pringsewu yang sakit. “Biarlah, semua Rumah Sakit yang ada di Pringsewu untuk orang luar Pringsewu saja,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan semua yang hadir.Dikatakan bupati, pihaknya menginginkan kasus-kasus penyakit menular di wilayahnya dapat ditekan seminimal mungkin. “Saya ingin semua penderita penyakit menular yang dirawat di RSUD dan sejumlah RS swasta didata secara rinci, termasuk asal tempat tinggal pasien, agar dapat diketahui tingkat angka penderitanya dari waktu ke waktu, sehingga dapat ditekan,” katanya.

Diungkapkan bupati, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pringsewu masih terkendala masalah dana , dimana sejumlah dana hibah yang ada, baik dari provinsi maupun kabupaten induk, belum dapat dicairkan. “Dana tersebut nantinya harus dipergunakan untuk keperluan-keperluan yang sifatnya sangat penting dan mendesak. Namun, untuk membuat warga Pringsewu sehat, bupati siap di depan,” ujarnya.

Terkait usulan relokasi RSUD Pringsewu yang kondisinya dinilai sudah tidak layak lagi, akibat sempitnya lahan dan daya tampung yang mencapai over kapasitas, Penjabat Bupati Pringsewu menyatakan tidak masalah. “Untuk lahan kita sudah siap, namun yang menjadi masalah adalah mengenai dana. Namun, jika ada yang dapat membantu saya menghubungkan dengan pihak Departemen Kesehatan, silakan.

Untuk kepemimpinan saya saat ini, tidak perlu birokrasi-birokrasian. Apa yang terbaik, mari kita perbuat dan lakukan,demi kabupaten pringsewu yang bersih dan rapi.

sumber:
KabarIndonesia

EVEN FUTSAL DIKAMPUS PRINGSEWU

Selasa, 30 Juni 2009



Dengan telah usainya ujian semester di tahun 2009, di kampus STIE/STKIP KABUPATEN PRINGSEWU lampung telah mengadakan suatu turnamen FUTSAL yang di selenggarakan di lapangan kampus, yang diikuti oleh berbagai setiap jurusan yang ada di perguruan tinggi tersebut, dengan diselenggarakannya even tersebut yang bertujuan untuk melepas segala kesibukan atau lelah pikiran di karenakan dari aktifitas study ujian semester.
Dengan sorak gembira segala letih maupun peluh yang keluar tidak menjadi pertimbangan, selain itu juga even tersebut bertujuan untuk mendekatkan silaturahim antara mahasiswa dengan mahasiswa lainnya yang berbeda jurusan.
Dengan di adakannya even tersebut yang di setujui oleh segenap jajaran panitia di antaranya Kepala STIE Bapak. Hi. Drs. Suminto Affandi .MM. selaku kepala BAAK STIE PRINGSEWU
dan Ibu Dr. Triyuni Hendrawati,Mpd, selaku Ketua STKIP Muhammadiyah Pringsewu.

LOGO DEPHUT












Untuk mengetahui lebih jelas tentang dephut silakan buka disini

LOGO STIE M PRINGSEWU

Senin, 29 Juni 2009












Sekolah tinggi ilmu ekonomi muhammadiyah pringsewu adalah perguruan tinggi yang menitik beratkan sisitem pengajaran yang mengarah kesegi perusahaan, di dalam menegemen STIE pringsewu terdapat sistem mata kuliah di antaranya
MANAGEMEN PEMASARAN
MANAGEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)
MANAGEMEN AKUNTANSI
Adapun tentang sejarah singkat STIE sendiri yaitu:

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi(STIE)Pringsewu Lampung berdiri bulan Agustus Tahun 1996 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor : 58/D/1996 tanggal 8 Agustus 1996,pada bulan Juli 2003 STIE Muhammadiyah Pringsewu telah memperoleh Jenjang Akriditasi dari Badan Akriditasi Nasional (BAN)Nomor : 012/BAN-PT/Ak-VII/S1/VII/2003.

klik disini untuk melihat lebih detail lagi tentang SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PRINGSEWU



LOGO STKIP MUHAMMADIYAH PRINGSEWU







Profil Program Studi

Visi Program Studi:
MENINGKATKAN ILMU DAN TEKNOLOGI BIMBINGAN KONSELING SEHINGGA DAPAT MENGHASILKAN TENAGA YANG BERKUALIFIKASI SARJANA PENDIDIKAN YANG MAMPU MENYELENGGARAKAN KEGIATAN PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING BAIK DI SEKOLAH MAUPUN DI LUAR SEKOLAH. BERLANDASKAN IMAN DAN TAKWA YANG BERMANFAAT BAGI KEMASLAHATAN UMAT SERTA MENDUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL YAKNI (1) UNGGUL DALAM KUALITAS DAN KUANTITAS LULUSAN (2) UNGGUL DALAM BIDANG PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (3) BERPRESTSI DI BIDANG AKADEMIK DAN NON AKADEMIK (4) TERAMPIL DALAM BIDANG TEKNOLOGI DASAR, KHUSUSNYA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA (5) TERCIPTANYA KEHIDUPAN MASYARAKAT KAMPUS YANG AGAMIS.

Misi Program Studi:
  1. MENYELENGGARAKAN KEGIATAN AKADEMIK UNTUK MENGHASILKAN SARJANA MATEMATIKA,BAHASA,BAHASA INGGRIS.
  2. MENYELENGGARAKAN KEGIATAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK MENUNJANG PENGEMBANGAN ILMU DAN TEKNOLOGI BIMBINGAN KONSELING.
  3. MENGEMBANGANKAN PROGRAM STRATA BIMBINGAN KONSELING SEHINGGA MENJADI PUSAT KEUNGGULAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA SERTA ILMU DAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG BIMBINGAN KONSELING.

LOGO DCC PRINGSEWU



Yayasan Dian Cipta Cendikia, penyelenggara berbagai program kursus, Bimbingan Belajar, pelatihan dan program pendidikan Diploma Satu serta program Pendidikan Diploma Tiga.Dengan segala potensi yang kami miliki dan dilandasi dengan niat untuk menjadikan bidang pendidikan sebagai media mengabdi kepadaNya, tiada lain yang harus kami perbuat kecuali berbuat yang terbaik dengan penuh keihklasan dan tawakkal

Program pendidikan Satu Tahun merupakan salah satu program unggulan kami, karena output yang dihasilkan sangat memuaskan.

Menyadari banyaknya lulusan SLTA yang ingin langsung terjun kedunia kerja namun terkendala dengan keterbatasan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis, telah mendorong kami untuk berimprovisasi dengan menyusun suatu kurikulum yang aplikatif. Ditambah dengan program permagangan semakin alumni program pendidikan ini benar-benar siap untuk terjun di dunia kerja.

ABA dan AMIK DCC kami beri label PLUS merupakan usaha kami dalam membantu menjembatani lulusan SLTA yang ingin berkarir pada bidang komputer dan B. Inggris dengan dunia kerja. Kurikulum perkuliahan dirancang sedemikian rupa sehingga setiap alumni benar-benar mempunyai bekal yang memadai untuk dapat memenangkan persaingan pasar kerja atau berwirausaha.

Menyadari keterbatasan kemampuan ekonomi rata-rata lulusan SLTA di daerah tingkat dua (kabupaten) untuk melanjutkan studi mereka di Bandar Lampung, kami hadir di tengah-tengan mereka. Alhamdulillah saat ini DCC telah membuka kampus di Kalianda Lampung Selatan, di Pringsewu Tanggamus, di kodya Metro, di Tanjugn seneng dan di Jl. Antasari Bandar Lampung, insya Allah menyusul daerah tingkat dua lainnya. Amin.

Pada tahun akademik 2003-2004 ini sejumlah perbaikan dan penambahan kami lakukan antara lain : perbaikan kurikulum, penyediaan layanan internet yang terus-menerus untuk mahasiswa, pembangunan perpustakaan digital, perbaikan taman dan cafe/kantin dan lain-lain.



LOGO STIKES MUHAMMADIYAH PRINGSEWU

Minggu, 28 Juni 2009













STIKES MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG

Untuk mengetahui lebih jelas tentang stikes pringsewu klik disini


Sejarah Dan Visi,Misi SMA MUHAMMADIYAH PRINGSEWU








SMA MUHAMMADIYAH 01 PRINGSEWU LAMPUNG

Sebagai alumni SMAM 01 PRINGSEWU Tahun lulus 2006 saya sedikit akan memberikan pengtahuan tentang sejarah dan visi,misi sma muhammadiyah pringsewu.


Sejarah Singkat
Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Pringsewu didirikan pada tahun 1977 oleh Bagian Pendidikan dan Pengajaran Cabang Muhammadiyah Pringsewu, dan mendapat piagam pengesahan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Semenjak berdiri pada tahun 1977 hingga sekarang ini (2009) SMA Muhammadiyah Pringsewu telah mengalami pergantian Kepala Sekolah sebanyak 5 (lima) kali, yaitu :
  1. T. Eryadi, BA tahun 1977 - 1984
  2. Drs. M. Ali Khan tahun 1984 - 1992
  3. Darminto, BA tahun 1992 - 2001
  4. Drs. Hi. Kartubi Sarjaka tahun 2001 - 2009
  5. Drs. Irwan Aspadi tahun 2009 – sekarang
Pada awal berdiri, SMA Muhammadiyah Pringsewu menempati Gedung di Jalan Jendral Sudirman No. 27 Pringsewu, dan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan siang hari. Dan pada perkembangan selanjutnya mulai tahun 1989, seluruh kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari, menempati gedung di Jalan Pirngadi No. 56 Pringsewu.
Program Studi atau jurusan yang diselenggarakan SMA Muhammadiyah Pringsewu ada 2 (dua), yaitu :
  1. Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam(IPA) dan
  2. Ilmu Pengetahuan Sosial(IPS).
Adapun jumlah siswa untuk Tahun Pelajaran 2008/2009 ini, sebanyak 608 siswa, yang terdiri dari :
  1. Kelas X sebanyak : 255 siswa
  2. Kelas XI – IPA sebanyak : 81 siswa
  3. Kelas XI – IPS sebanyak : 90 siswa
  4. Kelas XII – IPA sebanyak : 76 siswa
  5. Kelas XII – IPS sebanyak : 106 siswa
Sedangkan jumlah Guru ada 44 orang dengan staf TU dan karyawan sebanyak 8 orang.
Kurikulum yang dilaksanakan saat ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMA Muhammadiyah Pringsewu.
Saat ini SMA Muhammadiyah Pringsewu sedang dalam proses mempersiapkan untuk mengarah ke Rintisan Sekolah Standar Nasional (RSSN).


Visi Misi dan Tujuan
1. VISI SEKOLAH :
“BERIMAN ILLAHIYAH, BERILMU AMALIYAH UNGGUL DALAM PRESTASI”
Dengan indikator :
  1. Terwujudnya manusia muslim yang berakhlak mulia.
  2. Terwujudnya manusia yang memiliki kesadaran tinggi akan agamanya.
  3. Terwujudnya manusia yang menghargai waktu dan memiliki etos kerja yang tinggi sebagai bentuk ibadah.
  4. Terwujudnya manusia yang cerdas dan terampil.
  5. Terwujudnya sikap dan kepribadian yang mandiri.
  6. Memiliki keterampilan intelektual dan berdaya saing tinggi.

2. MISI SEKOLAH :
  1. Melaksanakan bimbingan dan pembelajaran bersama seluruh komponen keluarga besar SMA Muhammadiyah Pringsewu dalam rangka meningkatkan kualitas iman dan taqwanya kepada Allah SWT.
  2. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan yang efektif.
  3. Melaksanakan tata tertib, aturan bersama secara konsekwen dan bertanggung jawab.
  4. Mengusahakan sekuat tenaga terciptanya budaya tepat waktu.
  5. Menumbuhkan semangat keunggulan kepada seluruh warga sekolah.
  6. Mendorong dan membantu setiap siswa untuk menggali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
  7. Penggalian dan pengembangan model pembelajaran secara inovatif, kreatif dan efisien sehingga diharapkan guru sebagai teman yang menyenangkan bagi siswa.
  8. Pemanfaatan jaringan Teknologi Informasi sebagai sarana pendukung pembelajaran.
  9. Pengembangan perpustakaan yang lebih lengkap dan cukup memadai.
  10. Menerapkan menejemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

3. TUJUAN SEKOLAH
  1. Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang ada dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara optimal, penuh semangat dan disiplin yang tinggi sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
  2. Seluruh guru telah mengikuti pelatihan KTSP dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
  3. Perolehan nilai UN setiap mata pelajaran meningkat antara 0,25 – 0,5 setiap tahunnya.
  4. Memberikan pelayanan kepada siswa untuk memanfaatkan buku-buku perpustakaan serta memanfaatkan fasilitas laboratorium untuk praktikum.
  5. Berusaha meningkatkan dan pemenuhan koleksi buku-buku perpustakaan.
  6. Berusaha seluruh siswa dapat mengoperasikan komputer, dan mengakses internet.
  7. Aktif dalam mengikuti lomba-lomba yang diadakan baik untuk tingkat kecamatan, kabupaten maupun propinsi.
  8. Memenuhi sarana dan prasarana sekolah secara bertahap dan berkesinambungan.
  9. Tamatan SMA Muhammadiyah Pringsewu dapat diterima di Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta, meningkat antara 5 – 10% dari pendaftar setiap tahunnya.
  10. Memberikan pelayanan kepada siswa pada kegiatan ekstra kurikuler.
  11. Membudayakan kehidupan yang berakhlak mulia.
  12. Membudayakan gemar membaca.
sumber : SMA M 01 PRINGSEWU

Kumpulan Logo-Logo













Di pringsewu telah berdiri beberapa perguruan tinggi di antaranya adalah STMIK PRINGSEWU,
Di dalam organisasi Sekolah Tinggi Managemen Informatika dan Komputer Pringsewu ini telah mempunyai Visi dan Misi, di dalam setiap perguruan tinggi haruslah mempunyai tujuan di dalam mencapai kesuksesan.

Visi dan Misi STMIK PRINGSEWU

Visi

"Menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer yang menekankan pada keunggulan pendidikan yang berbasis industri dan teknologi informasi, berkomitmen tinggi kepada mutu dan berwawasan global yang didasari dengan Iman dan Taqwa (IMTAQ) kepada Tuhan Yang Maha Esa”

Misi

Membantu Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia.
Mencetak tenaga kerja dibidang computer dan segala aspeknya yang professional.
Meningkatkan kemampuan akademik dosen. Mengabdikan/mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Selalu mendasari pribadinya dengan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
sumber : STMIK PRINGSEWU